Jadi,
kemarin aku menonton Goosebumps dengan temanku. Awalnya sih ingin menonton The
Martian, tapi karena temanku tidak tertarik akhirnya jadilah aku menonton
Goosebumps. Sebenarnya aku cukup tertarik untuk menonton Goosebumps sebelumnya,
namun setelah melihat trailer-nya dan
merasa ceritanya akan menjadi semacam cerita komedi daripada cerita menakutkan
dan menegangkan (which is sangat
berlawanan dengan judulnya dan tag line
Goosebumps itu sendiri), akhirnya aku kehilangan minatku. Karena walaupun aku tidak
membaca seluruh cerita Goosebumps, tapi dari beberapa cerita yang kubaca,
semuanya mempunyai aura aneh, evil,
sadis (karena nyaris seluruh tokoh utama mati), tapi sangat addictive untuk
dibaca. Dan sedih rasanya jika aura itu divisualisasikan menjadi film komedi…
Tapi,
aku salah besar. Ternyata filmnya sangat menarik dan menyenangkan untuk
ditonton. Aku merasa sang scriptwriter
cukup jenius dengan membuat alur sedemikian rupa sehingga seluruh karakter
monster di dalam Goosebumps mampu hadir ke dalam film. Awalnya aku sempat
penasaran cerita Goosebumps yang mana yang akan dijadikan alur utama film.
Ternyata, seluruh cerita hadir di dalam filmnya! Jenius!


